Wednesday, August 10, 2016

Wanita Berbicara Keras, Pantaskah?

Emm.. intinya.. banyak hal yang gak kamu ngertiin kalau kamu berumah tangga. Termasuk ngertiin tetangga kamu yang kadang bisa heboh sendiri. Bertetangga serta bersosial memang perlu, tapi apakah perlu untuk terlalu dekat hingga cekikikan diluar rumah dengan suara yang sangat keras?

Justru kebalikannya, para bapak dirumah menjaga anak-anaknya yang sedang tidur. Saya sendiri hampir tidak mempercayainya :D.

Saya gak begitu setuju sih dengan kegiatan seperti itu, bisa saja saya anggap gak wajar. Tidak sepantasnya wanita berbicara dengan nada yang sangat keras terlebih dijalan. Beberapa waktu terakhir kali saya mulai mengontrol kata-kata dan nada suara saya adalah saat saya ditegus suami saat memanggil tukang tahu. Ya,. saya teriak karena tukang tahunya ada dijalan, sedangkan saya didalam rumah.

Disana saya baru berikir.. benar juga ya.. saya teriak-teriak, suami saya sabarnya... bilang dengan lembut..

"Dek.. kecilkan suaramu.."

Ah ya.. meski awalnya saya agak berontak, tapi akhirnya saya menyadari hal itu tidak pantas. Jika sudah kebiasaan ngomong keras-keras seperti saya, pasti butuh perjuangan untuk melakukan hal seperti ini. Ya.. perjuangan untuk yang lebih baik. :)